Aku tau emang ngga ada yang salah jika aku mencintaimu.
dan Kamu pun tahu jika aku mencintaimu
dan ini tugasku untuk meyakinkanmu.
sebenarnya tanpa kamu minta keyakinan dari aku.
akupun sudah memikirkan itu
tapi aku ngga tau bagai mana caranya supaya kamu yakin
yakin dengan perasaan yang aku miliki.
dan yakin dengan cinta tulus yang aku beri
aku tau memang sulit bagi kamu
kamu yang ngga bisa berbuat apa-apa dengan keputusan mu
aku tau itu aku tau
bukan aku ngga mau ngeyakinin ke kamu kalo aku cinta sama kamu
tapi kalo kamu yakin apa orang disekitarmu yakin juga?
bagaimana dengan orang tuamu?
apakah dia bakal yakin, aku orang yang tepat untuk mendampingimu
aku ngga yakin kalau sekarang aku bisa .
tapi aku yakin suatu saat nani aku akan ngeyakinin kamu
terlebih orang tuamu
dengan caraku.
dan terlebih harus ngeyakinin sang pencipta kita.
apa iya aku pantas.
makanya aku minta waktumu untuk memberi aku waktu.
waktu untuk aku benar-benar meyakinkanmu.
Selalu bersyukur di semua keadaan.. Berani melangkah untuk yang lebih baik lagi.. Mari Berhijrah bersama.. biar ada teman menuju syurganya Allah SWT.. Aamiin :)
Minggu, 05 Juni 2016
Jatuh Cinta...
Aku rasa jatuh cinta tak seperti dulu.
dulu waktu jaman SMA berasa kek cinta monyet banget, cinta berasa kek ngga ada harganya,
dan pengen pacaran pun tinggal tunjuk.
tapi itu tidak sekarang
tidak berlaku lagi buat sekarang.
sekarang benar-benar mencari cinta yang sebenarnya
bukan cuma buat pacaran aja,
buat masa depan.
susah.. susah banget sekarang mencari cinta, kalopun iya ada
emang dia mau? dengan segala kurang yang aku punya.
kamu tanya apa kurang ku?
satu purnama pun aku ngga tau bakal kelar atau tidak kalau aku ceritakan semua kurang ku
aku ngga seperti kamu yang bisa aku bilang sempurna.
Aku memilihmu karena aku tahu diantara kita harus ada yang saling melengkapi.
Aku memilihmu karena aku tahu masa depan anak2 jauh lebih baik jika bersamamu.
" Aku akan tetap simpan rapih cinta ini, sampai tuhan mentakdirkan kita untuk bersama, IMPOSSIBLE IS NOTHING WITH ALLAH.. Aku akan terus merayu sang pemberi cinta agar cinta kita bisa bersatu. "
dulu waktu jaman SMA berasa kek cinta monyet banget, cinta berasa kek ngga ada harganya,
dan pengen pacaran pun tinggal tunjuk.
tapi itu tidak sekarang
tidak berlaku lagi buat sekarang.
sekarang benar-benar mencari cinta yang sebenarnya
bukan cuma buat pacaran aja,
buat masa depan.
susah.. susah banget sekarang mencari cinta, kalopun iya ada
emang dia mau? dengan segala kurang yang aku punya.
kamu tanya apa kurang ku?
satu purnama pun aku ngga tau bakal kelar atau tidak kalau aku ceritakan semua kurang ku
aku ngga seperti kamu yang bisa aku bilang sempurna.
Aku memilihmu karena aku tahu diantara kita harus ada yang saling melengkapi.
Aku memilihmu karena aku tahu masa depan anak2 jauh lebih baik jika bersamamu.
" Aku akan tetap simpan rapih cinta ini, sampai tuhan mentakdirkan kita untuk bersama, IMPOSSIBLE IS NOTHING WITH ALLAH.. Aku akan terus merayu sang pemberi cinta agar cinta kita bisa bersatu. "
Jumat, 27 Mei 2016
Entah lah.
Entah apa yang sedang aku fikirkan, aku ngga tau harus bagaimana dan aku ngga tau harus di mulai dari mana. kenakalan di masa remaja ku dulu membuat aku menjadi pribadi yang sekarang, dan aku rasa banyak kesalahan pada diriku yang sekarang.
tapi aku sendiri bingung harus mulai dari mana, apakah dari cara bicara kah? cara berjalan kah? atau bahkan cara sholatku?? aku ngga tau. aku bingung
entah lah. kini yang tersisa hanya niat. Niat itu lah yang mampu menguatkan aku, hingga aku mulai beranjak dari masa remaja yang jahiliyah,
kini aku sudah mulai meninggalkan jejak lama, tapi kadang kala aku terbawa arus yang lalu,
aku rasa niat ku belum sempurna, dan sampai sekarang pun belum sempurna.
Aku tetap berpegang pada niat yang mana untuk menjadi lebih baik lagi dari masa remaja yang menurut aku sedikit kurang bagus untuk aku kenang.
Bismillah.. semoga berawal dengan niat yang baik, bisa berakhir dengan keadaan yang lebih baik dari yang kemarin,
Masa depan itu Nanti, Masa lalu itu kemaren, kita harus menjalankan sekarang itu saat ini. kalau bukan sekarag tidak ada nanti dan mungkin tidak ada masa depan yang jauh lebih indah.
Fighthing!!!!!
tapi aku sendiri bingung harus mulai dari mana, apakah dari cara bicara kah? cara berjalan kah? atau bahkan cara sholatku?? aku ngga tau. aku bingung
entah lah. kini yang tersisa hanya niat. Niat itu lah yang mampu menguatkan aku, hingga aku mulai beranjak dari masa remaja yang jahiliyah,
kini aku sudah mulai meninggalkan jejak lama, tapi kadang kala aku terbawa arus yang lalu,
aku rasa niat ku belum sempurna, dan sampai sekarang pun belum sempurna.
Aku tetap berpegang pada niat yang mana untuk menjadi lebih baik lagi dari masa remaja yang menurut aku sedikit kurang bagus untuk aku kenang.
Bismillah.. semoga berawal dengan niat yang baik, bisa berakhir dengan keadaan yang lebih baik dari yang kemarin,
Masa depan itu Nanti, Masa lalu itu kemaren, kita harus menjalankan sekarang itu saat ini. kalau bukan sekarag tidak ada nanti dan mungkin tidak ada masa depan yang jauh lebih indah.
Fighthing!!!!!
Selasa, 01 Maret 2016
Perkara yang dapat merusak amal baik
Assalamualaikum sahabat hijrahku.. kali ini saya akan nge bahas tentang Perkara yang dapat merusak Amal Baik.
1. Al istighlal bi'uyubil khulqi (sibuk dengan aib orang lain) sehingga lupa pada aib sendiri. ibarat semut di seberang kelihatan sedangkan gajah di pelupuk mata tidak kelihatan.
2. Qaswatul qulub (hati yang keras) kerasnya hati terkadang lebih keras dari batu karang. sulit menerima nasihat.
3. Hubbun dunya (cinta mati terhadap dunia) merasa hidupnya hanya di dunia saja maka segala aktifitasnya tertuju pada kenikmatan dunia sehingga lupa akan hari esok di akihrat.
4. Qillatul haya' (sedikit rasa malunya) jika seseorang telah kehilangan rasa malu maka akan melakukan apa saja tanpa takut dosa.
5. Thulul amal (panjang angan-angan) merasa hidupnya masih lama di dunia ini sehingga enggan untuk tobat.
6. Dhulmun la yantahi (kezalima yang tak pernah berhenti) perbuatan maksiat itu biasanya membuat kecanduan bagi pelakunya jika tidak segera taubat dan berhenti maka sulit untuk meninggalkan kemaksiatan tersebut.
Semoga kita dijauhkan dari perkara 6 ini sehingga tetap istiqomah dalam ketaqwaan. Aamiin
Mudah-mudahan renungan ini bisa mengatakan kita semua.
(Sumber : Line Teladan Rasulullah)
1. Al istighlal bi'uyubil khulqi (sibuk dengan aib orang lain) sehingga lupa pada aib sendiri. ibarat semut di seberang kelihatan sedangkan gajah di pelupuk mata tidak kelihatan.
2. Qaswatul qulub (hati yang keras) kerasnya hati terkadang lebih keras dari batu karang. sulit menerima nasihat.
3. Hubbun dunya (cinta mati terhadap dunia) merasa hidupnya hanya di dunia saja maka segala aktifitasnya tertuju pada kenikmatan dunia sehingga lupa akan hari esok di akihrat.
4. Qillatul haya' (sedikit rasa malunya) jika seseorang telah kehilangan rasa malu maka akan melakukan apa saja tanpa takut dosa.
5. Thulul amal (panjang angan-angan) merasa hidupnya masih lama di dunia ini sehingga enggan untuk tobat.
6. Dhulmun la yantahi (kezalima yang tak pernah berhenti) perbuatan maksiat itu biasanya membuat kecanduan bagi pelakunya jika tidak segera taubat dan berhenti maka sulit untuk meninggalkan kemaksiatan tersebut.
Semoga kita dijauhkan dari perkara 6 ini sehingga tetap istiqomah dalam ketaqwaan. Aamiin
Mudah-mudahan renungan ini bisa mengatakan kita semua.
(Sumber : Line Teladan Rasulullah)
Selasa, 02 Februari 2016
7 Macam kelelahan yang Allah sukai
Assalamualaikum.. sehat semua sahabat hijrahku..
Selamat malam semua sahabat hijrahku, lagi iseng-iseng buka line ehh nemu yang bagus.. disimak yuuuk..
7 Macam kelelahan yang Allah sukai
Selamat malam semua sahabat hijrahku, lagi iseng-iseng buka line ehh nemu yang bagus.. disimak yuuuk..
7 Macam kelelahan yang Allah sukai
- Lelah dalam berjalan dijalannya
- Lelah dalam ber da'wah
- Lelah dalam beribadah dan beramal sholeh
- Lelah berbakti kepada Orang tua
" Dan kami perintahkan kepada manusia (bebuat baik) kepada kedua orang tuanya " (QS.31 : 14)
- Lelah dalam mencari nafkah halal
" Carilah rizki dengan cara yang baik (dengan) mengambil yang halal dan meningggalkan perkara yang haram" (HR. Ibnu Hibban)
- Lelah mengurus dan mendidik keluarga
" Wahai orang-orang yang beriman! peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu " (QS. 66 : 6)
- Lelah dalam belajar/menuntut ilmu
" Barang siapa menempuh suata jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan memudahkan jalan baginya menuju Syurga " (HR. Abu daud)
itu ketujuh macam lelah yang Allah sukai.. InsyaAllah bermanfaat dan Mudah-mudahan renungan ini bisa mengingatkan kita semua. Aamiin
(Sumber : line_Teladan Rasulullah)
Minggu, 31 Januari 2016
Bersyukur
Assalamualaikum.. Sahabat Hijrahku
Kali ini saya akan bercerita tentang "Buah Semangka Yang Hambar".
Mungkin sahabat juga pernah mendengar/membaca kisah ini, mari kita simak lagi kisahnya Syeikh Al-Imam Syaqiq Al-Balkhi ini
pada suatu hari Syeikh al-Imam Syaqiq al-Balkhi membeli Buah Semangka untuk istrinya.
Saat disantapnya.., ternyata buah Semangka tersebut terasa hambar. Dan sang isteri pun marah...
Syeikh al-Imam Syaqiq menanggapi dengan tenang amarah istrinya itu.., beliau bertanya dengan halus:
"Kepada siapakah kau marah wahai istriku..?
Kepada pedagang buahkah ..?
Kepada pembelinyakah..?
Atau kepada petani yang menanamnyakah..?
Ataukah yang Menciptakan Buah Semangka itu..???"
Tanya Syeikh al-Imam Syaqiq...
Istri beliau terdiam...
Sembari tersenyum., Syeikh Syaqiq melanjutkan perkataannya:
"Seorang pedagang tidak menjual sesuatu kecuali yang terbaik...
Seorang pembeli pun pasti membeli sesuatu yang terbaik pula..!
Begitu pula seorang petani., tentu saja ia akan merawat tanamannya agar bisa menghasilkan yang terbaik..!
Maka sasaran kemarahanmu berikutnya yang tersisa., tidak lain hanya kepada yang
Menciptakan Semangka itu..!".
Nasehat Syeikh al-Imam Syaqiq menembus ke dalam hati sanubari istrinya...
Sang istri begitu terperangah dan sendu...
Terlihat butiran air mata menetes perlahan di kedua pelupuk matanya...
"Bertaqwalah wahai istriku...
Terimalah apa yang sudah menjadi Ketetapan-Nya."
"Mendengar ucapan suaminya itu... Sang istri sadar, merunduk dan menangis mengakui kesalahannya dan Ridha' dengan apa yang telah Allah Subhanahu Wa Ta'ala tetapkan."
Syeikh al-Imam Syaqiq al-Balkhi.
(wafat 194 H./810 M)
Saat disantapnya.., ternyata buah Semangka tersebut terasa hambar. Dan sang isteri pun marah...
Syeikh al-Imam Syaqiq menanggapi dengan tenang amarah istrinya itu.., beliau bertanya dengan halus:
"Kepada siapakah kau marah wahai istriku..?
Kepada pedagang buahkah ..?
Kepada pembelinyakah..?
Atau kepada petani yang menanamnyakah..?
Ataukah yang Menciptakan Buah Semangka itu..???"
Tanya Syeikh al-Imam Syaqiq...
Istri beliau terdiam...
Sembari tersenyum., Syeikh Syaqiq melanjutkan perkataannya:
"Seorang pedagang tidak menjual sesuatu kecuali yang terbaik...
Seorang pembeli pun pasti membeli sesuatu yang terbaik pula..!
Begitu pula seorang petani., tentu saja ia akan merawat tanamannya agar bisa menghasilkan yang terbaik..!
Maka sasaran kemarahanmu berikutnya yang tersisa., tidak lain hanya kepada yang
Menciptakan Semangka itu..!".
Nasehat Syeikh al-Imam Syaqiq menembus ke dalam hati sanubari istrinya...
Sang istri begitu terperangah dan sendu...
Terlihat butiran air mata menetes perlahan di kedua pelupuk matanya...
"Bertaqwalah wahai istriku...
Terimalah apa yang sudah menjadi Ketetapan-Nya."
"Mendengar ucapan suaminya itu... Sang istri sadar, merunduk dan menangis mengakui kesalahannya dan Ridha' dengan apa yang telah Allah Subhanahu Wa Ta'ala tetapkan."
Syeikh al-Imam Syaqiq al-Balkhi.
(wafat 194 H./810 M)
Mungkin ini yang bisa saya ambil dari kisah itu, Kita harus benar-benar besyukur dengan apa yang telah di berikan oleh Allah, dan kisah itu mengajarkan kita bahwa kita tidak boleh mengeluh dengan apa yang sudah Allah berikan.
(Sumber : pecinta ilmu)
Jumat, 29 Januari 2016
cara mengajarkan anak menghapal alquran
Assalamualaikum sahabat hijrahku..
Hari ini saya akan kasih tau beberapa cara mengajarkan Anak menghapal Al Qur'an sejak dini :
Allaahummaj'alna fii ahli Qur'an , Allaahumma baarik fii auladina wa dzurriiyatina bil Qur'an, Allaahummarzuqna istiqomah fi tilawatil wa hifzil Aamiin Allaahumma Aamiin.
semoga bermanfaat yaa...
(Sumber :@teladan.rasul)
Hari ini saya akan kasih tau beberapa cara mengajarkan Anak menghapal Al Qur'an sejak dini :
- Bayi (0-2 Tahun) - Bacakan Al Qur'an dari surat Al fatihah - Tiap hari 4 kali waktu (Pagi, Siang, Sore, malam) - Tiap 1 waktu satu surat diulang 3 kali, - setelah hari ke 5 ganti surat An Naas dengan metode yang sama - Tiap 1 waktu di ulang 1 sampai 2 kali
- Diatas 2 Tahun - Metodenya hampir sama dengan teknik pengajaran bayi, Jika kemampuan mengucapkan kurang maka tambah waktu menghapalnya - misal dari 5 Hari menjadi 7 Hari - dan harus sering-sering dengerin Murottal
- Diatas 4 Tahun - Mulai atur konsentrasi dan Waktu untuk menghapal lebih serius - Ajari Murajaah sendiri - selalu di motivasi supaya semangat selalu terjaga - waktu menghapal 3 sampai 4 kali perhari.
Allaahummaj'alna fii ahli Qur'an , Allaahumma baarik fii auladina wa dzurriiyatina bil Qur'an, Allaahummarzuqna istiqomah fi tilawatil wa hifzil Aamiin Allaahumma Aamiin.
semoga bermanfaat yaa...
(Sumber :
Langganan:
Postingan (Atom)