Senin, 20 Juni 2016

Apa Kabar

Haaii apa kabar?
sudah lama tidak menginjakkan chat di bbm/line
kamu apa kabar?
sudah lama tidak saling sapa.

Aku disini baik-baik saja
bagaimana dengan kamu?
aku sudah tidak sabar menunggu kabara mu?

Aku disini selalu merindumu
apakah kamu disana tak merinduku?

Aaahh.. entahlah..
Tapi aku harap kabar kamu baik

Aku tak tau apa yang harus aku lakukan
kalau kamu terus seperti ini.
jangan kan tau kabar, di chat pun kamu tak membalas.

ahh sudah lah.
"semua akan indah di waktu yang tepat. dan yang menepatkan waktunya sang pencipta dan mungkin aku yang harus bertindak" 

 

Jumat, 17 Juni 2016

7 tanda kebahagiaan hidup didunia

Ibnu Abbas mengatakan ada 7 tanda-tanda kebahagiaan hidup didunia :

1. Qalbun Syakirun
Hati yang selalu bersyukur, artinya selalu menerima apa adanya (Qana'ah), sehingga tidak ada ambisi yang berlebihan, tidak ada strees, inilah nikmat bagi hati yang selalu bersyukur.

2. Al-Azwajus Shalihah
Pasangan hidup yang shaleh/shalihah, pasangan yang seperti ini akan menciptakan susasana rumah yang sakinah.

3. Al-Auladul Abrar
Anak yang shaleh/shalihah, doa anak yang shaleh/shalihah kepada orang tuanya dijamin dikabulkan Allah, berbahagialah orang tua yang memiliki anak yang shaleh/shalihah.

4. Al-Baitus Shalihah
Lingkungan yang kondusif untuk iman kita, Rasulullah menganjurkan kita untuk selalu bergaul dengan orang-orang shaleh/shalihah yang selalu mengajak kepada kebaikan dan mengingatkan bila kita salah.

5. Al-Maalaul Halal
Harta yang halal, bukan banyak harta, tapi harta yang dimiliki mubah atau bahkan haram wal'iadu billah. harta yang halal akan menjauhkan setan dari hati, hati menjadi bersih dan kokoh, sehingga memberikan ketenangan dalam hidup.

6. Tafaquh fid-dien
semangat untuk memahami agama, dengan belajar ilmu agama, semakin cinta kepada agama, semakin tinggi cinta kepada Allah dan Rasulullah, cinta inilah yang memberi cahaya pada hati.

7. Umur yang barokah
Makin tua makin shaleh, setiap detiknya diisi dengan amal ibadah, makin tua makin rindu untuk bertemu dengan sang pencipta, inilah semangat hidup bagi orang-orang yang barokah umurnya.

Semoga Allah memudahkan kita dalam perjuangan besar untuk memiliki 7 indikator kebahagiaan yang disebut Ibnu Abbas radhiallahu'anha diatas. Aamiin YaAllah.

sumber : IG : @teladan.rasul (FP Cahaya Islam)
Jazakallah.

Minggu, 05 Juni 2016

Meyakinkan???

Aku tau emang ngga ada yang salah jika aku mencintaimu.
dan Kamu pun tahu jika aku mencintaimu

dan ini tugasku untuk meyakinkanmu.
sebenarnya tanpa kamu minta keyakinan dari aku.
akupun sudah memikirkan itu
tapi aku ngga tau bagai mana caranya supaya kamu yakin
yakin dengan perasaan yang aku miliki.
dan yakin dengan cinta tulus yang aku beri

aku tau memang sulit bagi kamu
kamu yang ngga bisa berbuat apa-apa dengan keputusan mu
aku tau itu aku tau

bukan aku ngga mau ngeyakinin ke kamu kalo aku cinta sama kamu
tapi kalo kamu yakin apa orang disekitarmu yakin juga?
bagaimana dengan orang tuamu?
apakah dia bakal yakin, aku orang yang tepat untuk mendampingimu

aku ngga yakin kalau sekarang aku bisa .

tapi aku yakin suatu saat nani aku akan ngeyakinin kamu
terlebih orang tuamu
dengan caraku.
dan terlebih harus ngeyakinin sang pencipta kita.
apa iya aku pantas.

makanya aku minta waktumu untuk memberi aku waktu.
waktu untuk aku benar-benar meyakinkanmu.

Jatuh Cinta...

Aku rasa jatuh cinta tak seperti dulu.
dulu waktu jaman SMA berasa kek cinta monyet banget, cinta berasa kek ngga ada harganya,
dan pengen pacaran pun tinggal tunjuk.

tapi itu tidak sekarang
tidak berlaku lagi buat sekarang.

sekarang benar-benar mencari cinta yang sebenarnya
bukan cuma buat pacaran aja,
buat masa depan.

susah.. susah banget sekarang mencari cinta, kalopun iya ada
emang dia mau? dengan segala kurang yang  aku punya.

kamu tanya apa kurang ku?
satu purnama pun aku ngga tau bakal kelar atau tidak kalau aku ceritakan semua kurang ku
aku ngga seperti kamu yang bisa aku bilang sempurna.

Aku memilihmu karena aku tahu diantara kita harus ada yang saling melengkapi.
Aku memilihmu karena aku tahu masa depan anak2 jauh lebih baik jika bersamamu.

" Aku akan tetap simpan rapih cinta ini, sampai tuhan mentakdirkan kita untuk bersama, IMPOSSIBLE IS NOTHING WITH ALLAH.. Aku akan terus merayu sang pemberi cinta agar cinta kita bisa bersatu. "

Jumat, 27 Mei 2016

Entah lah.

Entah apa yang sedang aku fikirkan, aku ngga tau harus bagaimana dan aku ngga tau harus di mulai dari mana. kenakalan di masa remaja ku dulu  membuat aku menjadi pribadi yang sekarang, dan aku rasa banyak kesalahan pada diriku yang sekarang.
tapi aku sendiri bingung harus mulai dari mana, apakah dari cara bicara kah? cara berjalan kah? atau bahkan cara sholatku?? aku ngga tau. aku bingung

entah lah. kini yang tersisa hanya niat. Niat itu lah yang mampu menguatkan aku, hingga aku mulai beranjak dari masa remaja yang jahiliyah,
kini aku sudah mulai meninggalkan jejak lama, tapi kadang kala aku terbawa arus yang lalu,

aku rasa niat ku belum sempurna, dan sampai sekarang pun belum sempurna.
Aku tetap berpegang pada niat yang mana untuk menjadi lebih baik lagi dari masa remaja yang menurut aku sedikit kurang bagus untuk aku kenang.


Bismillah.. semoga berawal dengan niat yang baik, bisa berakhir dengan keadaan yang lebih baik dari yang kemarin,
Masa depan itu Nanti, Masa lalu itu kemaren, kita harus menjalankan sekarang itu saat ini. kalau bukan sekarag  tidak ada nanti dan mungkin tidak ada masa depan yang jauh lebih indah.

Fighthing!!!!!

Selasa, 01 Maret 2016

Perkara yang dapat merusak amal baik

Assalamualaikum sahabat hijrahku.. kali ini saya akan nge bahas tentang Perkara yang dapat merusak Amal Baik.

1. Al istighlal bi'uyubil khulqi (sibuk dengan aib orang lain) sehingga lupa pada aib sendiri. ibarat semut di seberang kelihatan sedangkan gajah di pelupuk mata tidak kelihatan.

2. Qaswatul qulub (hati yang keras) kerasnya hati terkadang lebih keras dari batu karang. sulit menerima nasihat.

3. Hubbun dunya (cinta mati terhadap dunia) merasa hidupnya hanya di dunia saja maka segala aktifitasnya tertuju pada kenikmatan dunia sehingga lupa akan hari esok di akihrat.

4. Qillatul haya' (sedikit rasa malunya) jika seseorang telah kehilangan rasa malu maka akan melakukan apa saja tanpa takut dosa.

5. Thulul amal (panjang angan-angan) merasa hidupnya masih lama di dunia ini sehingga enggan untuk tobat.

6. Dhulmun la yantahi (kezalima yang tak pernah berhenti) perbuatan maksiat itu biasanya membuat kecanduan bagi pelakunya jika tidak segera taubat dan berhenti maka sulit untuk meninggalkan kemaksiatan tersebut.

Semoga kita dijauhkan dari perkara 6 ini sehingga tetap istiqomah dalam ketaqwaan. Aamiin

Mudah-mudahan renungan ini bisa mengatakan kita semua.

(Sumber : Line Teladan Rasulullah)

Selasa, 02 Februari 2016

7 Macam kelelahan yang Allah sukai

Assalamualaikum.. sehat semua sahabat hijrahku..

Selamat malam semua sahabat hijrahku, lagi iseng-iseng buka line ehh nemu yang bagus.. disimak yuuuk..

7 Macam kelelahan yang Allah sukai

  • Lelah dalam berjalan dijalannya
"Sesungguhnya Allah telah membelil dari orang-orang mukmin diri dan harta mereka dengan memberikan syurga untuk mereka" (QS.9 : 111)

  • Lelah dalam ber da'wah
" Siapakah yang lebih baik perkataanya dari orang yang menyeru kepada Allah " (QS.41 : 33)

  • Lelah dalam beribadah dan beramal sholeh
" Dan sungguh, Allah beserta orang-orang yang berbuat baik " (QS.26 : 69)

  • Lelah berbakti kepada Orang tua
" Dan kami perintahkan kepada manusia (bebuat baik) kepada kedua orang tuanya " (QS.31 : 14)

  • Lelah dalam mencari nafkah halal
" Carilah rizki dengan cara yang baik (dengan) mengambil yang halal dan meningggalkan perkara yang haram" (HR. Ibnu Hibban)

  • Lelah mengurus dan mendidik keluarga
" Wahai orang-orang yang beriman! peliharalah dirimu dan  keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu " (QS. 66 : 6)

  • Lelah dalam belajar/menuntut ilmu 
" Barang siapa menempuh suata jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan memudahkan jalan baginya menuju Syurga " (HR. Abu daud)

itu ketujuh macam lelah yang Allah sukai.. InsyaAllah bermanfaat dan Mudah-mudahan renungan ini bisa mengingatkan kita semua. Aamiin



(Sumber : line_Teladan Rasulullah)